Fangirl
Oleh : Heldiana (AceFanFan)
Aku
mengusap poster ‘suami masa depan’ku itu dengan lembut, seakan-akan aku sedang menyentuh wajahnya. Aku memanjukan
sedikit kepalaku dan mencium pipinya. Sungguh menyenangkan jika poster itu
berubah menjadi sosok yang nyata berdiri di hadapanku.
“Selamat
pagi, sayang.” ucapku kemudian tersenyum lebar.
Apa
kalian pikir aku ini gila? Aku tidak gila, oke. Aku hanya terlalu berlebihan
memperlakukan idolaku. Setidaknya begitulah kata teman-temanku dan aku tidak
peduli apa kata mereka. Hei, ini hidupku dan aku yang menjalani semuanya.
Baiklah,
akan kuperkenalkan diriku. Namaku Heldi dan aku gadis tulen, oke. Aku seorang
mahasiswa di salah satu universitas suwasta. Cita-citaku ingin menjadi seorang
istri dari idolaku sendiri. Oke, ini terlalu berlebihan, anggap saja kalimat
terakhir itu hilang. Ke inginanku adalah mengunjungi atau setidaknya ‘suami
masa depan’ku itu mengunjungiku suatu saat ini. Mungkin mimpiku terlalu tinggi,
tapi tidak ada salahnya bukan? Hei, untuk menjadi sukses itu berawal dari mimpi
bukan? Hahahaha
Aku
berasal dari keluarga yang sederhana dengan dua orang saudara perempuan.
Sayangnya aku anak pertama jadi sulit bagiku untuk meminta uang tambahan kepada
saudaraku. Aku berharap setidaknya aku memiliki seorang kakak, yang bisa
memberiku uang pastinya. Hahahaha aku hanya bercanda xD
Cukup
bukan perkenalannya? Aku harus buru-buru karena sebentar lagi akan ada jam mata
kuliah yang entah kenapa dosennya galak sekali. Aku tidak ingin terlambat masuk
kuliah hanya karena perkenalan ini.
Aku
sampai ke kampus dengan selamat tanpa cacat sedikitpun dan yang lebih
menyenangkan aku tidak terlambat. Maklum saja aku termasuk mahasiswa teladan di
kelasku. Aku mendaratkan bokongku ke kursi samping Ida dan sepertinya dia tidak
terganggu dengan kedatanganku. I don’t
care about it. Dia memang seperti itu tapi percayalah dia sahabat yang
paling setia untukku. Setidaknya dia merelakan dirinya menjadi bulan-bulananku
ketika aku sedang berada pada fase galau tingkat akut.
Ponselku
berdering tanda ada yang menelpon dengan ringtone lagu yang dinyanyikan oleh
‘suami masa depan’ku The Answer. Aku meliriknya sekilas ketika membaca nama
Rara tertera di layar ponselku.
“Ha...”
“Heldi
bebeb!!!!” teriaknya membuatku menjauhkan ponselku dari telinga.
“Kenapa
beb? Tenang, tenang, jangan emosi beb.” Ucapku mencoba menenangkannya.
“Beb,
aku sedih.” Aku mengerutkan keningku bingung. “Myungsoo huuweee” dan aku
tertawa terbahak-bahak setelah mendengarnya menyebut nama visual dari BB
idolaku desertai rengekannya.
“Beb
nanti cerita lagi ya, dosennya mau masuk nih.” Ucapku disela-sela tawaku dan
setelahnya sambungan pun mati.
“Kumat
gilanya.” Ucap Ida yang menatapku datar dan aku tersenyum geli.
Setelah
melewati dua mata kuliah yang hampir bersamaan dan disinilah aku sekarang.
Berada dengan damai di kamarku. Ooh, aku lupa menceritakan bagaimana kamarku
saat ini. Tidak ada yang istimewa dari kamarku, hanya ada poster-poster yang
menutupi setiap celah dinding kamarku dan lainnya yang berbau dengan idolaku.
Dulu aku pernah diomelin Ibu gara-gara hal ini tapi lama kelamaan Ibu jadi
bosan mengomeliku. Hehehe, aku minta maaf soal ini Ibu.
Aku
berbaring di kasurku yang berseprai hamtaro, dan kedua telingaku telah kusumbat
dengan earphone mendengar celotehan sahabatku yang lain –Rara- tentang patah
hatinya karena idolanya.
“Udah
Ra, ikhlasin aja. Lagian Myungsoo main drama itu juga untuk mencari nafkah,
mengumpulkan uang untuk melamarmu.” Biasanya perkataanku yang seperti itu akan
membuatnya lebih tenang tapi kali ini aku sepertinya harus kecewa karena
nyatanya dia tidak mau menghentikan aksi ‘Mari menangisi kissing scene
Myungsoo’.
Akhirnya
pembicaraan kami berakhir setelah satu setengah jam lamanya, telingaku serasa
panas. Aku mencharger ponselku dan berjalan keluar kamar untuk membantu Ibu
memasak di dapur.
Apa
yang ada dibenak kalian mendengar kata ‘malam minggu’? pacaran? Jalan-jalan?
Atau nyabe? Coret yang terakhir itu. Aku tidak melakukan semuanya, hanya
bermodalkan kouta yang banyak dan aku mulai berselancar di sosmed, mencari
hal-hal baru yang berhubungan dengan ‘suami masa depan’ku dan grupnya. Di dunia
fangirl ini adalah hal yang lumrah. Sedikit bocoran untuk kalian, kami para
Kpoper –sebutan untuk pecinta hallyu star- lebih memilih jomblo dan
bersenang-senang dengan teman sesama Kpopers daripada menghabiskan malam minggu
dengan berpacaran.
Dulu
pernah seorang teman bernama Reza bertanya padaku perihal pacar dan dengan
entengnya aku selalu menjawab “Pacarku sedang berada jauh denganku, tapi
percayalah suatu saat nanti dia akan menjemputku.” Kataku memasang wajah
seserius mungkin dan dia hanya menatapku datar. Sungguh, aku ingin tertawa
menatap ekspresinya. Dia benar-benar lucu sekali.
Itu
baru ceritaku, belum lagi cerita teman sesama Kpopers, akan lebih lucu dan
menghebohkan lagi. Ada yang mengatakan “Aku akan menikah dengan seseorang
yang mirip dengan Kyuhyun.” “Jodohku itu Yesung, sedangkan yang lain hanya
sebagai selingan sambil menunggu lamarannya.” “Kalaupun aku tidak menjadi istri
dari seorang Oh Sehun, tapi setidaknya aku akan menjadi Ibu dari anak-anaknya
kelak.” dan masih banyak lagi kalimat yang menurut orang menggelikan dan gila
keluar dari mulut fangirl.
Ini
hanya sedikit kisahku tentang kehidupan fangirl yang kadang-kadang mendapat
cemoohan dari orang-rang hanya karena kami ‘berbeda’ dari mereka. Aku tidak
berniat sama sekali untuk menceritakan cemoohan apa saja yang kami dapatkan,
tapi percayalah hanya kami yang mengetahui sisi baik dan sisi buruk kehidupan
kami. Bahkan kami tidak pernah mengusik orang lain dan orang lain tidak
diharapkan mengusik kehidupan kami.
END
Gilanya kumat tu emg kata yg sngat cocok buat drimu.
BalasHapusoh ya rezaa ya.hahahahaha
Cocok untuk apa?
BalasHapusKenapa sama Rezanya? :3
nice post, tingkatkan lagi
BalasHapusBtw ching aku ijin mau aku tulis untuk tugas ku membuat cerpen tentang kpop dan kata" jga ada yang aku ubah,, boleh nggk ching?
BalasHapusIzin copas buat tugas🙏
BalasHapusIzin copas eonni, buat nugas 🙏🏼
BalasHapusIzin copas buat tugas 🙏
BalasHapusizin copas buat tugas🙏
BalasHapusIzin copas buat tugas and cerita nya bagus suka
BalasHapusizin pake yah kak buat tugas
BalasHapusizin pake kak buat tugas 🙏🏻
BalasHapusIzin copas ya kak buat tugas🙏
BalasHapus