Selasa, 30 Juni 2015

Puisi: Ketidak Siapanku

Ketidak Siapanku
Oleh: Heldiana (AceFanFan)


Detik-detik terasa mendebarkan
Saat aku ingin bertemu denganmu
Jantungku berdetak cepat
Seolah-olah ingin melompat dari sarangnya

Tap...
Kau semakin mendekat kepadaku
Peluh mengalir deras di keningku
Dan saat kau berada tepat di hadapanku
Kekosongan mengisi pikiranku

Gugup, itu yang kurasakan
Takut ketika harus menghadapimu
Resah, itu yang ada dalam pikiran

Dengan tangan bergetar
Kucoba untuk meraih sebatang pena
Menorehkannya di atas lembaran putih
Mencoret hal-hal yang dapat ku ingat
Aku benar-benar frustasi karenamu

Ujian... ooh ujian...
Ketidak siapanku

Membuat segalanya begitu berat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar