Identitas Buku
Judul Buku :
Once a Witch (terjemahan)
Pengarang :
Carolyn MacCullough
Penerbit :
PT. Ufuk Publishing house
Tahun Terbit :
2011
Tebal Buku :
418 halaman
Sinopsis
Novel ini
menceritakan tentang kehidupan seorang gadis yang bernama Tamsin Green harus
hidup dengan keluarganya yang ‘berbeda’ dengannya. Keluarga itu terlihat
seperti keluarga biasa, tapi siapa yang tahu kalau keluarga ini memiliki
kelebihan atau yang mereka sebut dengan talenta dan Tamsin tidak memiliki
talenta apapun seperti keluarganya.
Hidupnya
berjalan seperti manusia pada umumnya, namun semua berubah ketika seorang
professor yang mengaku bernama Alistair menganggap dirinya Rowena sang kakak,
dan membiarkan kesalahpahaman ini berlanjut sampai Rowena bertemu dengan
Alistair. Tamsin memulai petualangannya bersama Gabriel melintasi waktu untuk
mencari apa itu yang disebut dengan Domani, benda yang dibutuhkan oleh Alistair.
Semuanya mulai
terlihat kacau, mulai dari Rowena yang mulai berubah, sang nenek yang terbaring
lemah ditempat tidur, dan Agatha teman asramanya yang dimanfaatkan oleh
Alistair untuk kehidupannya. Dalam petualangannya, Tamsin mendapat banyak hal,
fakta bahwa ia memiliki talenta yang disembunyikan oleh nenek dan orangtuanya, cinta sejati, dan
pertemuannya dengan sang nenek disaat umur neneknya sebaya dengannya saat ini.
Tamsin mengikuti
semua permainan Alistair sampai pada saat misteri Domani terpecahkan, dan
Alistair mencoba membawa Rowena bersamanya. Dengan kemampuannya, Tamsin mencoba
untuk menghentikan Alistair membawa Rowena kemasa dimana Domani belum
diciptakan dan itu berhasil. Alistair menghilang bersamaan dengan mengecilnya
Domani yang dalam bentuk jam dinding.
Tamsin, Gabriel,
dan Rowena kembali kerumahnya dan mereka telah disambut haru oleh keluarganya,
dan hal yang paling mengejutkan lagi sang nenek yang juga terbangun dari tidur
panjangnya. Seperti tahun lalu, setiap hari Samhain mereka membuat sedikit
perayaan panen kebun, dan untuk kali ini Tamsin merasa berbeda dihari lahirnya.
Unsur
Intrinsik Novel
1. Tema : Sihir, cinta, dan
hubungan kekeluargaan.
2. Latar
belakang : New York, New York
University, Town House, Hedgerow.
3. Waktu : Pagi sampai malam, tahun
1899, 1939.
4. Suasana : Menegangkan, romantis,
menyenangkan.
5. Alur : Novel ini menggunakan
alur maju, sekalipun dalam novel diceritakan
saat mereka kembali kemasa lalu, itu
sebenarnya mereka melakukan sesuatu yang akan datang.
6. Gaya
bahasa : Menggunakan gaya bahasa
terjemahan.
7. Amanat : (1) Bagaimana pun anehnya
sebuah keluarga, mereka tetaplah keluarga.
(2) Disetiap kekurangan
pasti aka nada sebuah kelebihan yang tersembunyi, tidak perlu merasa terasingi
atau mengasingkan diri.
8. Penokohan : (1) Tamsin, keras
kepala, selalu bertindak sesukanya, terlalu gegabah
dalam bertidak. (2)
Gabriel, menurut dengan ibunya, membangkang dengan ayahnya, sabar. (3) Rowena,
terlalu membanggakan diri, suka merendahkan orang lain. (4) Alistair, pembohong,
antagonis.
Kelebihan
Novel
Dalam novel ini
mengajarkan kita banyak hal tentang perbedaan namun dapat menyatukan segalanya,
persahabatan antara penyihir dan manusia biasa, serta perjuangan demi
menyelamatkan keluarganya.
Kelemahan
Novel
Pemakaian
kata yang berulang-ulang, pada bagian epilognya diparagraf terakhir mungkin
banyak yang tidak memahami maksud dari waktu yang dibicarakan oleh 2 orang
tokoh dalam novel.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar